Arsip

Arsip untuk April 5, 2008

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid (Part 2)

April 5, 2008 okah Tinggalkan komentar

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Kedua)

Mengikuti Tarekat Naksabandiyyah

Sejak kecil saya selalu mengikuti pelajaran dan halaqoh dzikir di masjid. Suatu ketika, pemimpin tarekat Naksabandiyyah melihatku, lalu ia mengajakku ke pojok masjid dan memberiku wirid-wirid tarekat Naksabandiyyah. Namun, karena usiaku yang masih belia, saya belum mampu membaca wirid-wirid itu sesuai dengan petunjuknya, tetapi saya tetap mengikuti pelejaran mereka bersama teman-teman saya dari pojokan masjid.

Saya mendengar lantunan qasidah dan nyanyian mereka, dan ketika sampai pada penyebutan nama syaikh mereka, dengan serta merta mereka meninggikan dan mengeraskan suara. Teriakan keras di tengah malam ini sangat menggangguku dan membuatku takut dan merinding.

Dan ketika usiaku semakin menajak dewasa, salah seorang kerabat mengajakku ke masjid di daerah kami untuk mengikuti acara yang mereka namakan al-khatam. Kami duduk melingkar, kemudian salah seorang syaikh membagikan kepada kami batu-batu kecil dan berkata:”Al-Fatihah Asy-Syarif dan Al-Ikhlash Asy-Syarif”. Read more…

Categories: Kisah, Terbaru

Bagaimana Aku Mencapai Jalan Tauhid (Part 1)

April 5, 2008 okah Tinggalkan komentar

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafizahullah

(Bagian Pertama)

Pengantar:

Segala puji bagi Allah, Rabb alam semesta. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi akhir zaman, keluarganya, serta para sahabatnya sampai hari akhir.

Amma Ba’du;

Insya Allah dalam beberapa kesempatan ini kami akan menurunkan secara berseri artikel Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu hafizahullah Ta’ala yang menceritakan tentang sejarah hidupnya dalam MENGGAPAI JALAN TAUHID. Semoga artikel ini bermanfaat dan kita dapat mengambil pelajaran darinya.

Jahra-Kuwait, 13 Syawal 1428 H – 23 Oktober 2007 M
Abu Muhammad Abdurrahman bin Sarijan

= = = = = 000 = = = = =

Kelahiran dan Masa Pertumbuhan

• Saya dilahirkan di kota Hilb, Suria pada tahun 1925 M, berdasarkan apa yang tertulis dalam paspor, bertepatan dengan tahun 1344 H. Usia saya sekarang 73 tahun1). Ketika berusia kira-kira 10 tahun, saya masuk madrasa, khusus untuk belajar membaca dan menulis. Read more…

Categories: Kisah, Terbaru Tag: